dikirim dari bukit bencana sebagai jawaban
untuk satu pertanyaan
tentang tengadah tatkala kujemur
di ranting malam.
-
ada definisi terukur di atas bidang pualam itu.
mengabarkan tentang cipta bakal bayi
dari ekspedisi nafsu
tatkala kemanjaan tak terarah dariNya
ditanamkan di alis belakangku.
-
konon, banyak orang terjebak
pada irigasi penafsiran sama, bahwa
siulan kecengengan ini adalah skema temporer
sebagai satu kejutan. tak perlu dihindar;
menganggapnya sebagai tuah atau berkat.
masih terbungkus kapas tua
dan terkontaminasi aturan-aturan lama.
-
tapi,
tembusan panggilan siluman batin bak amunisi ini
memintaku untuk mengusut. setidaknya,
aku menatap dengan saksama
sebagaimana seorang editor jiwa, mendiagnosis rasa.
dan jika kabar dari terminal periode itu adalah benar,
maka ia patut kubunuh sebelum ia berbagi tawa
dalam kebencian utuh nan angkuh.
-
Sleman, Desember 2012
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar