tatkala malaikat puritan tiba di darat.
kenapa tamu imajiner tersebut bersandar ke lempeng tropis ini?
lantaran celeng dan kera setempat dalami tema hangat.
-
dia tak cuma daging legit antarbenua, namun
titik-titik melodinya telah menembus planet-planet pertama.
serbuk kosakatanya, jeda teguhnya, dan rinai atraksinya setia
menjangkau urat-urat teritorial.
sonar-sonar puitis pun berdering.
-
ia tinggal di batin tersantun dan dihindar
dari gonjang-ganjing para satwa dan sihir-sihir manusiawi.
mendiang khalifahnya ialah antitesis amarah
dan sekarang dia berguru kepada etika.
seri demi seri, parsial per parsial.
kelas kondangnya menebal, air kasihnya susuri ambang-ambang basi.
-
warta menafsirnya sebagai bunga malam.
terkubur tunggal di bawah raut-raut konyol
dan senyum-senyum awam.
-
dikabarkan Kamis esok ada figur
akan menyembah dan melanda si idola.
ketar-ketir gerilyawan bertanya-tanya,
dirundung judul runyam tanpa terduga.
gaungnya tumpah jadi kritik dan konspirasi.
argumen dan misa kini nyaring membela adu dan gegabah.
liur-liur pancarindu membelah portal kompetisi.
roda-roda kecurangan dan permusuhan panjati pulau-pulau benderang.
itulah mengapa sang gembala alam baka menetes di lantai becek
sebab ia takut sesama umat saling latah meramu mudarat.
-
Pasuruan, Juli 2018
*