Minggu, 02 Januari 2011

Fitrah yang Tersamar

         : Matahari

…, “abu merah muda ialah kuburku”.
-
di gua penantian samarmu melanglang.
lentingkan kecipak senyum penyulut rindu
pada sabtu.
-
jemu tergelepar. tajuk warna kian lapuk, dihuni lengang dan hitam.
pendar tersita.
pukau terlarung lalu terendam dalam cawan asmara.
terlunta,
segan menepuk arah.
-
daun-daun cinta jilati hati.
pantang kadang tersaji.
oh, langit... dengan inikah kau mengunyahku?
-
kekang teguh merengkah.
dipeluk oleh tanya belantara
di tepi tancapan ajal
pada darah.
tak tercabut.
panas.
paparkan kremasi di tentang prosesi.
-
hmm…
aku mulai lugu.
coba menggembala hablur dengan telunjuk
agar biru.
-
Sleman, Desember 2010

*

Sajak Parau Seorang Jawara

         : Matahari

sanubari menangis.
terlecut oleh getar kemarau lincah.
tertekuk. rebahkan kelana karena ngilu kian duka.
-
cinta lusuh.
tengkurap selepas asmara tergigit kelembutan aksara.
  - ia telah memantik pedih -
-
dan, purnama-cemara ialah saksi.
cerah terbentur.
terpantul menuju enggan
lalu meresap tinggalkan medan.
-
rindu takluk.
bertikai bersama tabuh malam, bergincu bintang.
lembut hawa liuki dada
ingatkan diri kala menganut sumpah.
-
kerikil tereguk.
tanda tulang sudah tunduk.
-
Sleman, Desember 2010

*

Ornamen Cinta

         : Matahari

ornamen cinta.
kurangkai dari nebula
dengan peluh
saban purnama.
-
ornamen cinta.
bukan keramba.
ialah karisma
berisi rindu, laraskan asmara.
-
ornamen cinta.
terikat ribuan tambang
di pucuk-pucuk seni tanpa destinasi.
-
ornamen cinta.
terpencar di punggung, telapak, dan sebagainya.
bawa tegar,
menguras hambar.
-
aku
tanpa ornamen cinta.
seperti kaleng kosong terbuka.
            siap diganyang
            lalu tendang hingga masuk keranjang
            “klontang…”, …
-
Sleman, Desember 2010


*

Secarik Ingatan

         : Matahari

tipumu menganga,
uarkan kelakar emas dari barat.
ramah teringat, satu tembang bising bersayap.
-
putihmu melaju bersama genderang semu.
ingar-bingar kian tersibak.
secarik duga terhanyut. berkelok, lalu
entakkan damai malam mingguku.
-
linglung memungutnya.
bagai jarah telah arwah.
iringi perih. beranjak didih di sangkar tengara.
-
mimpi tercuri.
terlalu keruh. terselam dalam rabun resah tanpa napas.
jari-jari jiwa tersentuh.
mengungkit batin, telah terjarit pahit
tanpa kelonggaran.
-
ku, menguntit sejarah.
siap menebar taring di ladang laga.
-
Sleman, Desember 2010

*