jasmani dan rohaniku terbungkam.
mencoba menerjang sebuah podium pembopong sang surya.
-
kenangan-kenangan mulai renta.
imbas benaman sekuntum bara api di lautan risau dan igau.
-
ayunan tulang punggungku tak lagi leluasa menunjukkan nyala.
tiap malam seakan harus siap menelan mimpi keruh.
saat bangun, aku mencoba menghafal dan mengusut,
namun kian surut.
-
hari-hari kerjaku dikepung, selalu.
berusaha merendamku ke dalam masa berkabung.
-
di secuil tempat, aku terpental.
di seutas waktu, aku oleng.
di sehelai pagi, aku sembab.
di seiris sore, aku tergencet.
dan di setangkai dini hari, aku mendongak.
-
hingga ujung ini, tak ada jawaban.
semoga tak luput, berharap dapat kugenggam.
-
Pasuruan, Februari 2010
*