mengalir dan terbang memenuhi berbagai perlawatan.
-
perkelanaan masa merupakan suatu media.
suatu sistem uji coba ‘tuk menakar tolok ukur
bagaimana hasil adalah puspa.
setiap jalur ialah tangga.
menukik dan melambung berdasar peta cuaca.
sesekali, Tuhan memberi marka. sisanya,
hanyalah imajinasi, juga halusinasi.
-
saban langkah pasti tersusun seiring tema.
memang ada sub-sub tak tentu. asing.
namun itu berlandas waktu.
bahkan ranting-ranting kering pun bukanlah benalu.
itu cuma anasir. memerlukan tafsir
agar terdedah di alam zikir.
-
lorong-lorong itu terbuat
dari lentik tangan sang mega-mega.
sebuah bangunan dengan beragam ornamen
meliuk-liuk di tabir-dinding-pintunya.
di sanalah aksara-aksara gaib itu akan memeriksa.
berikan tipuan dan tekanan agar mereka mengerti
akar riwayat sang Ilahi.
-
bila jarum titimangsa telah utuh
dan tegak pada kulminasi,
maka matahari sudah purnama.
di situlah rapor kembara kan dikembalikan.
segala tawa dan duka menjadi sejarah. pun,
kelak kan jadi pusaka.
putih atau hitam semuanya berasal
dari gerak keikhlasan, jua keberuntungan.
jangan pernah terbitkan praduga hitam
sebab serat-serat nasib ditulis sebelum nama.
dan takzim itu memang harus disembahkan
di bawah kaki-kaki kuasa.
-
Sleman, Februari 2014
*