Sabtu, 02 Januari 2010

Disorientasi Cinta

         : Matahari

jasadmu penuh pukau.
menepikan segala kekurangan ketika tulang belulang
mengarungi pedalaman hatiku.
terasa, menjunjung angan tak berdasar
hingga kepala membungkuk tajam.
-
parasmu tumbuhkan polemik. jadi, bukan bernada salah
saat tubuh kebablasan langkahi ibadah.
harummu layak untuk segala pria. tapi, mereka
kan menggembur bersama umpatan
bila matamu mengetuk hati selain milikku.
-
merayap setetes bisa di secuil butir pasir.
menapaki beberapa tali lalu menjongkok di lancip hidungku.
adikarya kebanggakan pun terpenjara jika itu adalah kirimanmu.
-
ingin diri meminang di bawah kunjungan mentari pagi.
mungkin, jiwa melemah tanpa elusmu.
mungkin pula menjadi inspirasi semangat biru.
ini anugerah, pun sejumput kutukan belia tiap mimpiku.
-
Pasuruan, Desember 2009

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar