ya, pepatah mengata bahwa tebing ialah surga.
memang berdesis.
teguhkan konstelasi dan kibarkan mahkota, tapi
di gelap ini sahaya mengerkah.
ringkih terpenjara.
-
kerap muram. pasrah pada merah menikam.
seperti jerat, sembunyi di hampar lelap.
nuansa tiada ringan
hiasi detik hingga tegun adalah pungkasan.
-
cinta sahaya pucat: kumuh, kuyu, bungsu.
tanpa senyum dan gaun beledu.
rindu sahaya tercecer
dimangsa sumpah, diolok angka.
ah …
dan hujan sengkarut pun tiba-tiba tiba
tambatkan napas pada suntuk persepsi.
maka, sahaya cium.
berharap simpuh-ringkik jadi bukit
di akad nikah milik misteri.
-
Pasuruan, Januari 2011
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar