Minggu, 04 November 2012

Sekelumit Kisah dari Mimpi Seberang

         : Maryama al Kad

pada sebuah ladang emosi – dicuci oleh cinta –
kau lesatkan kecantikan. menggigit berahi.
aku mengancam dalam desak sepi
dan rebak tenaga terkremasi.
namun ruaman kejengkelan meruam di gorden tulangku
membuntu. tergantikan oleh trenyuh.
lantas, kita saling mengisap dan melahap asap kenikmatan
di ujung bibir.
-
aku membelahmu dengan telatah suci.
menjubeli kelajanganmu dengan sentuh-sentuh erat
‘tuk luluhkan panggilanmu. bergolak dan dadak.
kau rebut sikapku dan merajuk dalam gairah.
aku hanya mampu menimpali memar rindu pada air tubuhmu
dengan segenap nafsu. dan giatkan kebodohan naif
agar kita beranjak terbang
untuk sejenak lupakan benih-benih tragedi
saat kita permanenkan di ruang kenyataan.
-
di akhir ingatan, kita mengenakan pakaian.
telah tercopot
di bawah lindung puji dan niat. telah dicetuskan.
aku menggambar gundah di hatimu
dan kau menjemur sinis di punggungku.
dan kita sama-sama mengerti bahwa kita masih belajar
untuk menuntaskan tugas dan harapan
berupa teka-teki dan misteri
di sebuah klinik milik Tuhan.
-
Sleman, Oktober 2012 

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar