Minggu, 06 November 2011

Pesona

         : Matahari

pada gagang malam
kutemukan dirimu. lunglai di atas selembar pualam.
kusentuh, lantas kuremas dingin sensual tanganmu.
lalu, kupanjati tubuhmu
         untuk menggugat.
-
sayang, aku telah berlari. kitari tujuh samudra dunia
dengan satu akselerasi. terpatri dalam satu rute
         untukMu.
apa hanya geming dan kerling kau sembahkan untuk piluku?
-
aku kerap menghuni tekstur-tekstur maut, terpajang
         di lorong-lorong tua
bertelekan teror dan tusuk-tusuk celaka.
tubuhku terkoyak. ditimang keabsurdan, timbulkan cengang.
kau bisa mengidentifikasi bercak-bercak luka
pada kepolosan hati ini.
bercak-bercak akan buatmu mengerti
bahwa aku adalah aktor, setia menggubal cinta
         untukMu.
-
         sayang,
sampai kapan kau menerus mencangkung tanpa ekspresi,
hiraukan diriku, ingin melamarmu dengan kasih?
-
Sleman, Oktober 2011

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar