tiba-tiba, kobar ungu tentangmu melindap.
beri tabik lalu terlarung ke dalam belantika fana.
tegak.
-
senyampang ada waktu
ingin kutelusuri kental nyatamu.
merantau bersama gila
atau sekadar mengintip kidung-kidungmu
di dalam bejana.
-
kau tetap halus dan sejuk.
tak sanggup kutakluk.
garis-garis molekmu
tawarkan kesan pada katup-katup cinta.
-
siasat kugenangkan pada otakmu, tak ampuh.
janggal. seperti noktah riil,
tak mampu kugeledah dengan busa.
-
sayangnya,
hingga kini aku tak kuasa merunut sisik-sisikmu.
engkau telah tenggelam.
bertasbih di sela-sela daun azali
sembari berinteraksi bersama ratusan peluang.
-
di sini, hanya membujur kaku.
sedang mengapit pangkal siksa sebagai candu.
-
Sleman, Juni 2011
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar