Sabtu, 01 Mei 2010

Menanam Pelangi

         : Matahari

aku ingin mengungkapkan rahasia kecil kepadamu.
sebuah kilauan narasi tatkala terhampar
di antara paras kita berdua.
mau?
-
ada pelangi mungil di belakang rumah.
lestari, telentang di antara semak-semak.
sinarnya menjangkau,
mendobrak pintu-pintu dan menukik hingga ke kamar.
kerlap-kerlipnya menyelinap.
menyumbat gelap saat petang sambangi jagat.
kau mau menengoknya?
-
peliharaanku bermata.
siang terpejam, mengurai saptacahaya.
pagi-sore kutaburi parfum
agar harum menyerbak suasana.
-
pernah aku menghayati hingga tercengang.
cerahnya melindap meninggalkan Subuh
dan kalbu beranjak merekah ketika sang pelangi
terpejam di atas singgasana.
-
kuingin merombak, mendongkel,
memencilkan warna-warninya.
membengkokkan, jika bisa.
lalu, kan kukirimkan sulur-sulur itu padamu tiap dini.
-
jiwa berjibaku.
tak kuasa rindu menerpa,
membayang menjelang guratan takdir terkekeh sempurna.
berbekal pelangi,
Minggu sulungmu kan kuusik.
menyergah balutan mimpi-mimpi.
berharap mengentas ketelanjuran ketaksadaran
oleh memar seorang laki-laki.
-
Pasuruan, April 2010

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar