(tiap akhir Sabtu)
rindu terbahak-bahak.
mengoyak mata, kedip pun tersambar.
-
bayangnya tergapai tetapi tak terkecap.
sirkulasi hela berubah asma.
kenangan berkamuflase.
mencacah spirit meski sekepal puisi kuharap bertuah.
-
(tiap awal Minggu)
bagai seorang kusir:
memimpin pawai di bawah terik cinta, di pusat frustasi membara.
seperti oasis pemulih tenaga.
mencoba membesut agar kambuh tak jadi pemangsa.
-
jelita mencecar, bagai rongrongan samurai.
mencuat, sesenggukan kala transfusi mengucurkan belati.
tidak,
kerut padaku bukanlah uzur, sayang!
-
kebeliaan kita ialah rumor.
serentak, melonggarkan janin saat benih berkecimpung
tanpa canggung.
-
Pasuruan, Juni 2010
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar