Senin, 05 April 2010

Fatamorgana

         : Matahari
         -- sebuah kado ulang tahun --

selalu, kecantikanmu bertengger dalam mimpi.
terlalu gesit untuk kuapresiasi.
-
lelapku, kau landa dengan cinta.
pun kasih yang buatku memar dan nanar.
-
alunan senyummu menyajikan sulur berduri.
terlalu pelik kudekati, amat parah bila kutawar nyali.
-
igauku bukanlah kontes.
bukan!
apakah engkau iseng?
ataukah ini sebuah amanat?

-
bayangmu menjadi dominan.
bergegas menghanguskan.
hamburkan jentik-jentik sayang, bergerak pesat.
lalu menjalin pantangan, kau hendaki di petang silam.
-
jiwaku tersungkur.
tengkurap memelas ampun.
meredam rawan agar bertahan.
lakukan terapi sembari menunggu kepastian.
-
takkan pernah aku memilih jemu.
jangan kira asaku ‘kan rontok meski kau acuh.
dan kelak, kendati dipandang sebagai remeh
aku pasti mencium keningmu.
selepas menorehkan janji di hadapan warga dan penghulu.
-
Kediri, Maret 2010

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar