Kamis, 08 Oktober 2009

Kosong

         : Matahari

kembali, meratapi nasib nihil.
tak ada bentuk aroma profan seperti cerita-cerita lampau.
rindu kian lenyap seiring letusan bunga api di kelam awan.
alunan takbir dan tahlil sahut-menyahut dengan lantang
namun jiwa masih saja terbaring.
berdoa bersama benih cinta.
-
perjalanan tak lagi gemerlap teraliri dayang-dayang bercahaya.
nanar menemani pikiran dan pilu memetakan sebuah lajur berbahaya.
di ceruk jasadku rinduku menggelantung dan bersarang
di sela lekuk senyum simpul.
sembilan malaikat mengawal tiap doa
tapi hingga akhir penantian keheningan itu tetap bisu.
tak bernyawa, tak bersuara.
-
kosong…
aku terlalu takut jika cintaku ompong
-
Pasuruan, September 2009

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar