Ahad,
cangkir tonikum menganga disambut
dawat-dawat lunak pada kertas gereja. lidah menyempit dan
dawat-dawat lunak pada kertas gereja. lidah menyempit dan
sepintas delusi menghajar pundak garpu perak.
.
altar
khidmat menyamaratakan kemenyan.
air mata seniman mendarat kikuk di kotak kaca.
pengetahuan perihal falsafah sudah rontok dan ambles.
kontrak profesi terjerat
hidup-hidup.
.
aha, tirai
patung-patung interupsi dan intoleransi terkapar.
siluman-siluman kurus nan
garang menebas
tanggul-tanggul hidangan.
sirene inspeksi mengikat pendar-pendar
domisili.
.
malaikat
mengasuh tumbuh-kembang ahimsa di palagan asasi.
si bocah cuma menikmat tradisi
dan atraksi.
gasing berputar menempuh orbit dan wayang menyala
memuji
pengrawit.
.
kebisingan-ketergesaan-kesemrawutan-keterasingan negosiasi melambat.
menyendiri ia
di kaki pohon mangga. racun renjana bebani tulang.
keluhan dan bimbang
menggilas pendulum-pendulum epik di pekarangan.
.
niat-obsesi
menanam mimpi bak meramu arang dari abu.
dosis vaksin eutanasia menerpa.
jangkar kusuf tenggelamkan madah dan telaah.
.
Kabupaten Pasuruan, Juli 2021
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar