Sabtu, 08 Juli 2017

Dinding Bata Merah

gugusan dinding dari hulu bekukan raga. kandang-kandang strategis tumpang-tindih menghimpun kuarsa. benua misterius di atas samudra. duel antargending dipaksa hitam. saksi-saksi keabadian menulis stori lekat-lekat. tingkah memungut haru, kiblat dihalau waktu.
-
urat-urat geofisika tak pernah mengasah bata-bata. bertahun-tahun mereka mengunci garis edar pribumi dan menumpang bumi. akar-akarnya piawai mengandung bocah-bocah lugas. mayat-mayat imajiner tempati tenda-tenda nasional. sumpah serapah hantam kitab-kitab wahid. ikan-ikan menggumpal, gelisah dalam pendeknya bait-bait flamboyan.
-
kabin-kabin merah itu terapung bagai osean. hantui tiap-tiap penetrasi dan jihad bertuan. sirkus pasaran terusul lumrah. suhu peduli menyusut dan sesekali merebah. milenium ini direbut torso-torso hitam-putih. mari betulkan saja pahala dan memadu era. cagar-cagar bening disamar, corak-corak matang disisih. ke mana lagi suatu dusun digelar kalau pedati masih keder dipacu ke planet pancamuda.
-
Pasuruan, Juni 2017

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar