sekarang primadona telah tertulis di metropolitan baku.
seperti bayi, ia akan memuji dan menghirup adat moyangnya.
demon-demon liar pun pasti kan tertimbun terangnya lantunan akad.
-
dulu, situasi pernah suarakan traktat.
berawal dari insting dan ilustrasi, sinar-sinar semangat menjawab.
segala seloroh dan kriya mampu mengasah jalinan administrasi.
mengingin dan menebak istal antah-berantah
walau karapan kalkulasi masih limbung dan konyol.
sayangnya, akar-akar diskusi hanya meruncing setengah-setengah.
selat jiran belum runtuh dan hujan barat terlalu gigih memandang.
memorabilia menggelap di panti karantina.
siulan dan gumam kembali jadi sumbang belaka.
-
pada salah satu pori-pori rekonsiliasi, ada gurat muluk menatap.
iktikad mereka tertegas pada selembar beton sebuah reca.
suatu aklimatisasi akan didalami secara optimal.
anak-anak amerta kelak terungkap lewat sendangnya.
begitu pula dengan telur-larva gana-gini.
beronjong-beronjong kosmis sudah dikembarakan,
saatnya menggagas harapan untuk secangkir otonomi.
-
Pasuruan, Desember 2016
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar