Minggu, 07 Oktober 2012

Distabilitas

         : Maryama al Kad

kini, aku berada di biduk gelap
di sebuah gurun hitam. tergolek,
berkawan sepoi-sepoi fantasi berjelaga
dalam linangan balada tak berpola.
-
tak ada lagi kelepak-kelepak hijau
tumbuh dari bantaran kasih,
kerap membasuh debu-debu onar di tubuhku.
pun tiada lagi tarian ombak darimu,
acap buatku terkesima dan tertawa.
-
kau terlihat menjauh
dalam kilometer tak mampu teraba dan terterka.
tinggalkan pasal-pasal, pernah kita ujarkan
di sabtu purba.
-
dengan saksama
kupunguti kilah-kilah tak bernama.
mulai menyapa terumbu otakku
agar tak menjadi definisi beringas;
melibas kejernihan arifku.
-
‘kan kusimpan isakku di saku.
suatu waktu mungkin akan kau jenguk
untuk kembali mencoba meramu karir cinta kita
sebelum hayatku menjadi tabu.
-
Sleman, September 2012 

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar