suatu kala gagak itu mangkir.
tiada lagi dendang cinta dangkal
berkutik dalam sumber asmara.
kuusut; terkadang demam, kerap mengenaskan.
-
suatu masa berudu itu merengut.
lambaikan nyiur tua lalu unggulkan kebuntuan.
seperti kecaman saat bersembunyi di kolong kelimpungan.
-
spontan, kubarter dengan tenar.
bertransaksi (ala brilian) demi secangkir pionir merah muda.
tanpa intervensi,
akur jadi pintu festival kasih.
sarat cahaya. menepuk tanya.
-
hari ini seyogianya ada sehelai ihwal
atau azimat
sebagai busur delegasi.
ah!
ternyata aku, masih terpingkal banal di tentang pujaan.
-
Pasuruan, November 2010
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar