Jumat, 05 Maret 2010

Origami Berbentuk Hati untuk Michie

         : Matahari

pemujamu ini hanya dapat menyelonjorkan harapan bungsu.
sulung telah melebur, lantas mengidap duga.
-
bayangmu menepuk hati.
sedikit lapang dada tereliminasi.
mensuplai beberapa sekat, sarat dengan petir,
mengkudeta konfidensi.
-
kau menghendaki origami.
bersama sebatang kruk aku mencoba mengoleksi jerih payah.
kegesitan dan kelayakan kulambaikan
di atas hantaman badai. namun, ternyata
dirimu hanya mengkhayal.
buat napasku kian lamban dan gersang.
-
tubuhku ambruk.
mengolok-menyindir ke segala lamunan.
sempat kuacungkan tengadah lumrah.
tapi, mustahil semakin marak.
dan kulitku mulai tergerogoti nyeri, mengusam, lalu melepuh.
-
nada kehidupan terasa reda.
menyematkan pita-pita hitam, beranjak mendekati diri.
pengap mulai beraroma.
menghentikan solusi dan ratusan inteligensi.
origami itu menari dan memergoki kerut, menerkamku.
tiba-tiba ia berkenan membangkitkanku.
aku sempoyongan, lembek bagai jasad tak bertulang.
-
Kediri, Februari 2010

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar