: Matahari
angin-angin saling berpesan
sebuah hentakan berbuih padaku.
gelombang sunyi meneriaki diri saat kucangkungi foto.
“tinggalkan saja dirinya, sobat!
kesabaranmu telah berkarat”.
-
renungan mimpi-mimpi kucoba selidiki.
memang tak ada kemenangan nyata ‘tuk jiwa,
tak ada kemesraan pada raga.
amarah sudah lancang melintasi alam kesucian
dan aku tak mau lebih mendurhakainya.
-
helai cinta semakin merapuh.
gemerlap rindu beringsut membusuk
bersama ketakpantasan.
hujan menitikkan airmatanya secara sempurna.
puing-puing khayalan semakin jelas menerbitkan jemu.
perjuangan ini mungkin membosankan.
-
Pasuruan, Agustus 2009
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar