Minggu, 06 Desember 2020

Membaca Laut

dari dusun serbasederhana, aku turis.
menggagas pandang pertama pada populasi air dalam-dalam.
data masa lalu hanya memanen lembar-lembar rumah dan tanah.
.
tiga pekan belakang, sekeping sinyal menyembah saat
aku terbaring di orkestra di Rusia.
ia memutar musik filantropi.
atensi dan reaksi menggapai dada.
adat silsilahku redup dan menganga.
.
sejak teori gemblak menyihir, sir melaut lantang didayung.
.
maka aku di sini, mengambang untuk penuhi intuisi.
hingga paseban kekaisaran memetikku,
dirayu selendang-selendang segar nan subur.
.
aku memeluk puja dan puji tatkala
Ratu Pantai Selatan menyentuh auratku.
kucium lesung pipinya, ia memintal senyum, lantas dijemput kusir.
seorang sinden menyingkap lambaian.
sebelum terbenam, sesegera mungkin kujahit sajak ini.
.
jika kekasih memapah madu, ajal pun lumrah menebus waktu.
.
Pasuruan, November 2020
 
*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar