di antara petenun stroberi dan tanaknya halimun
pagi,
peri berinsang melukis pandangan.
ayam-ayam menyambut manja.
batu dan
tanah terbaring dan mendoa. lalu Tuan kepincut,
ingin mengekalkan gula-gula
gesit sebagai ratu.
.
seumur hidup perut Tuan sudah menyerap gelak
tawa
dari ribuan kalbu anak-anak muda di lereng Gunung Bromo.
gubuk-gubuk
karawitan memudar.
sakramen kampung-kampung pun keder
lantaran geraham durjana
menghapus kearifan.
maka budak-budak hak asasi pun mengungkap deklarasi.
.
dengan turangga adiluhung, aku sejiwa dalam
jelata.
senandika tabula rasa kulontar, gaungkan sabda-sabda akidah.
pada titik
temu, tulang-belulang para pelayan melepuh.
topan dan gempa sepakat mementaskan
konfigurasi mahasengit.
berandal-berandal bahlul berhamburan.
pusaka-pusaka
buas terguling dan tengkurap di mimbar pembauran.
riwayat seorang majikan
beranjak mendiang.
.
senyum prameswari di ranjangku, namun kurikulum
adib
tak menyokongku untuk meledekmu.
.
Pasuruan, Juli 2020
*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar