Kamis, 06 Agustus 2020

Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake

di antara petenun stroberi dan tanaknya halimun pagi,
peri berinsang melukis pandangan.
ayam-ayam menyambut manja.
batu dan tanah terbaring dan mendoa. lalu Tuan kepincut,
ingin mengekalkan gula-gula gesit sebagai ratu.
.
seumur hidup perut Tuan sudah menyerap gelak tawa
dari ribuan kalbu anak-anak muda di lereng Gunung Bromo.
gubuk-gubuk karawitan memudar.
sakramen kampung-kampung pun keder
lantaran geraham durjana menghapus kearifan.
maka budak-budak hak asasi pun mengungkap deklarasi.
.
dengan turangga adiluhung, aku sejiwa dalam jelata.
senandika tabula rasa kulontar, gaungkan sabda-sabda akidah.
pada titik temu, tulang-belulang para pelayan melepuh.
topan dan gempa sepakat mementaskan konfigurasi mahasengit.
berandal-berandal bahlul berhamburan.
pusaka-pusaka buas terguling dan tengkurap di mimbar pembauran.
riwayat seorang majikan beranjak mendiang.
.
senyum prameswari di ranjangku, namun kurikulum adib
tak menyokongku untuk meledekmu.
.
Pasuruan, Juli 2020

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar