Sabtu, 08 Desember 2012

Arus

         : Maryama al Kad

saat kubenahi pandang
dan mengoreksi kehampaan kejut ini,
maka saat itu pula aku membesukMu
dalam ziarah kelam.
-
aku berjalan dengan tangan lumpuh
pada pipa-pipa tak berwarna untuk menembusMu.
sekadar mencoba mengungkai sebuah hidangan suci.
tersimpan dalam kuntum kaleng,
tersampul rapi oleh pita-pita.
-
kuikuti alur rendah, menggauliku
dengan sirkulasi meletihkan
seakan-akan tungkai ini telah terantai
oleh simpulan tanya. menumpuk
dalam curah tak terbaca dan tak bernama.
dan aku akan tetap menagih janji dariMu untuk berjumpa
walau aku harus bergentayangan
di antara arus membabi buta.
-
Sleman, November 2012 

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar