Minggu, 01 Januari 2012

Anjangsana Semu

         : Matahari

ingin sekali aku hijrah.
keluar dari buai-buai getir melalui kisi-kisi.
terbang. tunggangi suara. lantas menghilang.
namun aku tak bisa.
jika mampu, ‘kan kuarungi terang langit malam,
silau karena kening bintang.
menujumu. senandungkan puja dan terbitkan erat di antara kita.
-
dialog-dialog teduh ‘kan kugelar ‘tuk cuatkan afeksi.
memantik pola ingatan agar kita terkatup dan terselimut
dalam zat-zat cinta, terpasung di palung asmara.
bila ayumu dapat tersentuh, maka tabumu ‘kan kupetik
untuk pelipur lava batin merindu.
-
tapi gaung itu hanyalah rias fiksi.
terukir di atas resah, lemah, dan ragu.
tertanam pada kelenturan ideologi
juga terpajang pada hitam sang estimasi.
seperti kodrat takkan kujemput dengan doa
atau kupancung dengan untaian isak.
-
Sleman, Desember 2011 

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar