Sabtu, 02 April 2011

Selubung Putih yang Melambai Padaku

         : Matahari

kau tampil bersama ritmis hujan.
serupa peri membetot mentari pada petang.
-
selubungmu embuskan suci, menumbuk hati.
paparkan narasi tentang sebilah wajah
menggiringku kepada senyap tanpa nama.
-
lambaian itu mendedah cinta. asmaraku tercoreng warna.
ah, indah…
bagaikan gravitasi.
gemparkan dada, getarkan jiwa.
-
kucoba merentas.
ikuti alurmu di atas pilau.
sesekali kau tawarkan ujian
dan aku kerap mati dalam perangah berkesan.
-
kau menembakku.
memblokir urat-urat napas.
erat, timbulkan patuh ciutkan jasad.
kau menerawangku.
sterilkan raga dari nista
lalu aku terapung.
terkucil tuduh tak terarah.
-
sepertinya
aku hanya roh, saat ini.
bermeditasi di atas bunga-bunga.
berdoa, agar mu-dan-ku ialah padu
hingga kita mendiang di dalam peti sayu.
-
Sleman, Maret 2011

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar